Showing posts with label paten pertama. Show all posts
Showing posts with label paten pertama. Show all posts

Wednesday, May 29, 2013

PATEN MESIN PEMBUAT SEPATU PERTAMA



Pada 29 mei 1885, Jan E Matzeliger memperagakan kemampua mesin pembuat sepatu yang baru diciptakannya kepada publik di Lynn, Massachussets, AS. Mesin dimaksud dapat membuat sepatu secara massal dengan cara menggantikan pekerjaan tangan manusia secara manual sebelumnya, yakni memasangkan sol ke bagian atas sepatu.


Matzeliger menyatakan bahwa dengan mesin tersebut ia dapat membuat 75 sepatu wanita sehari, jauh lebih banyak dibandingkan dengan pekerjaan yang dilakukan secara manual dengan tangan.

Mesin tersebut mendapat hak paten no 274.207 pada 20 maret 1883. dengan dukungan investor, ia membangun pabrik dan merevolusi cara pembuatan sepatu, bahkan ia menjadikan Lynn sebagai "ibukota sepatu dunia".

Sebelum Matzeliger, tak ada seorangpun yang berpikir tentang pembuatan mesin ini. Memag sejumlah penemu telah menciptakan bermacam alat untuk pembuatan bagian-bagian tertentu dari sepatu secara massal, namun tidak ada yang berpikir membuat mesin untuk menyatukannya menjadi sepatu, sehingga tetap menggunakan tangan. Matzeligerlah yang mengatasi problem tersebut. (artikel dikutip dari harian kompas tgl 29 mei 2013, hal 35, oleh Ign hekso yudiono)

*) gambar di copy dari google images dan tidak ada hubungan langsung dengan artikel asli.

Tuesday, May 14, 2013

PATEN PERTAMA UNTUK SENAPAN MESIN

Pada 15 mei 1718, seorang pengacara di London Inggris, James Puckle mendaftarkan paten untuk senapan mesin hasil rancangannya, yang konon dapat menembak beberapa kali dengan cepat. Senapan ini kelak disebut sebagai nenek moyang senapan mesin.
Senjata buatan Puckle digambarkan sebagai senapan dengan mekanisme flintlock dengan laras panjang 36 inch dan diameter 1,25 inch.

 


Memiliki sebuah silinder yang berisi 11 peluru dan dapat melepaskan 63 butir peluru hanya dalam 7 menit, ini 3 kali lebih cepat dibanding senjata yang umum digunakan waktu itu dan mengalahka tentara tercepat manapun.


Paten tersebut menerangkan "sebuah senapan jinjing atau mesin yang disebut defence yang dapat melepaskan tembakan dengan kerap dan menembakka banyak peluru dan dapat diisi ulang dengan cepat pula sehingga nyaris mustahil untuk naik ke kapal".


Penjelasan tersebut mengindikasikan bahwa senjata tersebut dimaksudkan untuk digunakan di kapal. Kantor hak paten Inggris menerbitkan paten nomor 418 untuk rancangan tersebut. 


Kemudian Puckle mulai memproduksi senjata tersebut secara massal pada 1721 di pabrik White Cross Alley. (artikel dikutip dari harian kompas hal 35 tgl 15 mei 2013, oleh Ign hekso yudiono)

*) gambar dicopy dari google image dan tidak ada hubungannya dengan artikel asli.


Monday, May 13, 2013

PATEN PERTAMA MESIN CUCI PIRING



Pada 14 mei 1850, hak paten bernomor 7.365 diberikan kepada Joel Houghton daro Ogen, New York, untuk rancangan berjudul, "Pengembangan dalam mesin untuk furnitur meja cuci".
Mesin tersebut memiliki keranjang berbentuk silinder dari kawat untuk menampung piring. Keranjang tersebut lalu dimasukkan ke dalam bak air panas yang memiliki pengocok. Air akan membasuh piring-piring yang terdapat dalam keranjang. Silinder dapat diputar sehingga pembersihan dapat merata. 


Tidak diketahui dari hasil rancangan Houghton tersebut. Namun paten berikutnyalah yang mendapatkan sukses secara komersial yang diperoleh Josephine Chocrane pada 1886.

Ia kemudian mendirikan perusahaan yang mengedarkan mesin cuci piring tersebut ke hotel-hotel dan restoran-restoran. Walaupun Josephine telah meninggal, namun perusahaannya terus berkembang dan merek  mesin cuci piringnya dikenal dengan KitchenAid.

Sementara itu paten untuk mesin cuci pakaian diberikan kepada Calvin H Farnham dari Northwich, Connecticut, pada 1835. Paten ini belum memiliki nomor namun dikenal dengan kode 8993X. (artikel ini dicopy dari harian kompas hal 39, tgl 14 mei 2013, oleh Ign. hekso yudiono)

*) gambar dicopy dari google image dan tidak ada hubungan dengan artikel asli.

Friday, May 3, 2013

PATEN PERTAMA UNTUK ANJUNGAN PENGEBORAN MINYAK LEPAS PANTAI



Pada 4 mei 1869, paten pertama AS untuk Anjungan pengeboran minyak lepas pantai diberikan kepada TF Rowland dari New York. Paten bernomor 89.794 tersebut bertajuk alat pengebora bawah laut yang sudah disempurnakan.

Pada tahun itu pula anjungan pengeboran minyak lepas pantai pertama dibuat sebagai bagian dari lapagan minyak Sumerland yang memenjang di selat Santa Barbara,California. Sumur tersebut dibor dari dermaga membentang dari darat hingga ke selat. 

Konsep yang ditawarkan Rowland mirip dengan sistem pengeboran modern, akan tetapi konsepnya hanya untuk pengeboran pada area wilayah air dangkal saja. 

Berbagai pegembangan teknologi pengeboran lepas pantai masih belum memungkinkan pengeboran pada laut dalam hingga menjelang Perang Dunia II. 

Akhirnya pengeboran laut dalam dimulai juga di Meksiko pada 1947 yang menjadi salah satu lokasi pengeboran lepas pantai utama hingga kini...(artikel ini dikutip dari harian kompas hal 43 tgl 4 mei 2013, oleh Ignatius hekso yudiono).

*) seluruh gambar di copy dari google-image dan sama sekali tidak ada hubungan dengan artikel aslinya.